CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 03 Januari 2012

Saiko Boy

aku memiliki seorang mantan kekasih di sekolah. aku berpacaran dengannya saat itu ketika masih duduk di kelas 1 SMA. pertama kali dia meminta nomor ponselku kepada seorang teman sekelasku. seperti biasa, kami sering sms-an dan akhirnya jadian. dia memiliki 2 orang sahabat. ntah kenapa aku lebih menyukai salah satu sahabatnya daripada dia. aku menyukai karena sahabatnya itu tampan. iseng-iseng aku berpacaran dengannya untuk memudahkanku berdekatan dengan sahabatnya itu. namun jujur saja, ada perasaan sayang yang timbul lama-lama selama kami menjalin hubungan. bisa dibilang aku merasa berterima kasih padanya karena aku bisa melupakan mantan kekasihku yang dulu. kehadirannya dan kedua sahabatnya itu membuat hidupku lebih berwarna. awalnya memang indah. tapi ntah mengapa sudah 3 bulan kami menjalin hubungan, rasa bosan dan menyesal itu timbul padaku. lewat bisikan banyak orang yang berkata seperti ini, "Eh, din kok kamu mau sama dia? kamu kan cantik ga pantes dengannya." awalnya aku menganggap cuek semua perkataan itu, tapi lama kelamaan aku sadar ketika dia sudah mulai berubah denganku. ntah kenapa dia begitu cuek kepadaku. sms ga pernah, telepon ga pernah, ngomong ga mau, maunya apa?? (korban iklan, hehe :D) dia membuatku gantung. seolah-olah ga menganggap aku ada. aku seperti mencari pengakuan olehnya. mengejar-ngejar cintanya. dan kau tahu, aku berpacaran padanya itu hanya untuk bermain-main. hanya untuk menyandang status pacaran. dan dia seakan menjauh dariku membuatku habis kesabaran. aku pun memutuskannya. awalnya dia gak terima, namun akhirnya mengalah. selama putus, aku tiba-tiba merasa kehilangan semuanya. aku kehilangan berdekatan dengan sahabatnya itu. oh iya! aku lupa kalo sahabatnya itu ternyata menyimpan perasaan kepadaku. karena sifatnya yang pemalu dan ga enak dengan sahabatnya yang juga menyukai aku jadi dia memrelakannya saja. aku mengetahui hal itu dari mulut mantan ku itu. dan kau tahu? aku menangis setelahnya. dasar lelaki bodoh! kalau aku tahu, aku tidak akan menerima dia! ya, aku memang aneh. kadang ak begitu menyanyanginya, kadang aku jenuh padanya. yang aku suka hanya 1 darinya. dia sopan terhadap aku. tidak meminta yang macem-macem. dia menghormati aku sebagai wanita. sifat lainnya yang aku gak suka dia gak bisa menjaga perasaan aku. dia seenaknya berpenampilan yang jorok, berantakan, malas belajar. bisa dibilang dia selalu membuatku malu disekolah. dan kau tahu? dia pernah menerima ajakan wanita yang nembak dia! tetangganya! ya ampun.. sudah sukur aku mau dengannya dan dia menduakan aku dibelakang! semua itu sudah keterlaluan. tapi dia selalu memohon untuk memperbaiki kesalahannya lagi, dan karena rasa kehilanganku untuk bisa berdekatan dengan sahabatnya itu akhirnya kami balikan. memang awalnya dia berubah, setelahnya dia kembali lagi seperti anak-anak. aku sudah muak. dia gak seperti pacar aku yang lain yang bisa menyenangkan hatiku. dia gak pernah ada disaat aku butuh. kebetulan saat itu aku memiliki kakak kelas yang juga aktif di osis denganku. kami begitu dekat. hingga akhirnya dia menyatakan cinta padaku. kakak itu tahu aku masih punya pacar dan tetap menungguku. kakak itu lebih dewasa dan mengerti aku. aku nyaman bersamanya. dan akhirnya setelah hubungan aku dengannya berjalan 6 bulan, aku memutuskannya lagi. dia tetap gak terima, namun aku mendesak. aku bilang padanya sudah gak ada kecocokan. dia menyerah dan akhirnya setuju. walaupun aku gak tega dia bilang, dia menangis. dia pikir aku memutuskannya karena digoda sahabatnya yang satu lagi. padahal sahabatnya itu jelas jelas sudah punya pacar. aku memang dekat dengan sahabatnya yg satu lagi itu karena kami sama-sama aktif di osis. terserah dia mau anggap aku putus karena apa. yg penting aku terbebas darinya. dia bahkan membenciku saat itu. aku cuek aja. malah aku bersyukur karenannya. dia tidak tahu sebenarnya aku putus itu karena sikapnya yang egois, cuek, childish. dan juga karena kakak kelas itu.

aku menjalin hibungan dengan kakak itu. hanya 1 bulan dan aku menerima karmanya. kakak itu selingkuh dengan sahabatku sendiri. aku begitu kacau. dan sejak itulah aku tak pernah lagi menjalin hubungan. menurutku pacaran itu hanya bisa menyakitkan saja. aku menjalani masa sma aku hingga kelas 3 ini dengan teman-teman, novel, film, hayalan, dan tentu saja belajar untuk mengejar cita-citaku untuk menjadi kebanggaan orang tua. ntah kenapa, aku begitu menikmati hidup seperti ini. aku bahkan bisa mengatasi rasa kesepian walau aku tidak punya pacar. hingga suatu hari, mantan aku itu menghubungiku lagi. ntah kenapa dia ingin kami balikan. aku sudah menolaknya. memang sudah tak ada lagi rasaku padanya. dia tak pernah menyerah. keinginannya sangat kuat untuk kembali padaku. sampai-sampai aku mengganti nomor dan bilang pada semua temanku jangan dikasih jika dia memintanya. namun bagaimana lagi, dia tahu saja nomorku. dia memohon kembali padaku. dia bilang dia mau memperbaiki kesalahan waktu dia cuek padaku dulu. aku bilang aku tidak apa-apa dan sudah memaafkannya, bukan berarti harus balikan. dia tidak mengerti juga. sampai aku berbohong bahwa aku memiliki pacar, dia tetap gak percaya. dia bilang ada mata-mata untukku bahwa aku gak punya pacar. obsesinya begitu besar, hingga membuatku takut. aku takut jika bertemu dengannya di sekolah. dia selalu melihatku. aku hanya bisa pura-pura tidak tahu dan menunduk. hal itu membuatku tak tenang menjalani hari-hari disekolah. dia sekarang mengapa begitu agresif?

kalau bisa waktu diputar, aku ingin ke masa dulu dengan aku tak menerimanya sbg pacar. ku akui, aku memang salah. berpacaran dengannya cuma sebatas havefun. tapi seharusnya dia mengerti. waktu kami pacaran kan disaat masanya cinta monyet. bukan cinta yang serius. aku tidak tahu apa maunya dariku, mengapa dia begitu ngotot untuk balikan. jujur, kalo begini aku jadi menyesal pernah pacaran dengannya. semakin hari aku melihatnya semakin muak. dia bertambah tak rapi. tubuh juga makin kurus. temanku bilang itu karena dia depresi padaku. dia pernah bilang kepada salah satu temanku akan terus menunggu dan mengejarku sampai lulus SMA. ya ampun! dia kenapa? saiko? aku makin takut mendengarnya. aku langsung blokir dia dari pesbuk. sudah cara halus bahkan kasar aku lakukan agar dia mengerti aku takkkan kembali padanya. namun dia tak mengerti.

yang aku harapkan sekarang agar masa SMA ini cepat berakhir. aku tak mau bertemu dengannya lagi. aku takut. setelah ini aku kan kuliah diluar batam. meniti karir dan melupakan semuanya disini. aku yakin suatu hari nanti dia sadar. dia tak pantas untukkku. dia bisa mendapatkan pengganti diriku. tidak apa dia membenciku asal dia mau melepasku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar